Tuesday, September 28, 2010

tentang dia..

0 comments

Aku kembali melihat profile seseorang di salah satu situs jejaring pertemanan. Entah sudah berapa kali halaman ini kusinggahi. Tak pernah bosan. Sementara halaman itu menyajikan tulisan-tulisan yang belum berubah dan hampir dipastikan aku telah hapal di luar kepala, jendela lain di layar computerku berkedip-kedip menandakan ada sebuah panggilan untuk melakukan percakapan.

Nama yang sama. Orang yang sama pula.

Raya Kusuma.

Bukan seorang yang baru untukku. Orang yang sudah sangat lama kukenal.

Aku mengenal Raya pada saat kami duduk di bangku Sekolah Menengah Atas di salah satu kota besar di pulau terpadat ini. Aku tidak pernah sekelas dengannya. Tetapi hampir dipastikan seluruh siswa di sekolah kami mengenal sosoknya. Raya memang seorang idola. Bukan hanya teman seangkatan kami yang berusaha mencuri perhatiannya. Kakak-kakak kelas kami pun tidak mau kalah bersaing dengan kami.

Selengkapnya...

Saturday, August 14, 2010

Sebuah Cerita di Balik Power Slaves Live in Concert di Semarang

0 comments

Secara tidak sengaja, salah satu teman saya memberitahu bahwa Power Slaves akan ‘manggung’ di Semarang bulan Agustus ini. Terang saja saya bersorak dan berjanji dalam hati, “Yes, harus nonton!”.
 
Saya memang bukan penggila yang sangat tergila-gila dengan sebuah band bernama Power Slaves. Yang saya tau, Power Slaves adalah sebuah band yang berasal dari kota Semarang dan konsisten mengusung lagu yang bernuansa rock. Meski bukan fans yang fanatic, terbukti dengan tidak tergabungnya saya dalam fans club Power Slaves, tapi hampir semua lagunya saya hapal dan tidak asing. Bahkan lagu yang berjudul Jika Kau Mengerti, selalu dan tidak pernah tidak, saya nyayikan ketika berkaraoke bersama teman-teman.
 
Heydi Ibrahim, si vokalis
Yep, akhirnya, setelah menunggu cukup lama dan sangat-sangat membosankan (baca: http://hiburan.kompasiana.com/group/musik/2010/08/08/nonton-konser-musik-rock-diselingi-musik-dugem-gak-asyik/ atau http://erda-cigaretta.blogspot.com/2010/08/nonton-konser-musik-rock-diselingi.html )konser Power Slaves pun dimulai. Saya yang memang sudah tidak sabar langsung maju sampai depan panggung yang tak berbatas itu. Agak pegel sebenarnya berada di posisi ini, tapi rasa pegelnya terbayar dengan penampakan para personel Power Slaves yang tak terhalangi apapun.
Selengkapnya...

Sunday, August 8, 2010

Nonton Konser Musik Rock Diselingi Musik Dugem?? Gak asyik!!

0 comments

Sumpah! Benar-benar tidak asyik!!

Baru saja saya pulang dari nonton Power Slaves in concert di Semarang. Ada kebanggaan, tapi banyak juga kekecewaannya.

Saya belum akan membahas penampilan dari Power Slaves, karena cerita itu akan saya bingkai sendiri nanti. Yang saya akan ceritakan disini adalah detik-detik menjelang penampilan Power Slaves tersebut.  Detik-detik yang sangat-sangat menjemukan dan tidak bisa saya mengerti.
 
Saya datang ke Liquid Café Semarang sekitar pukul 10.30. Di selebarannya sih acara dimulai pukul 10.00. Tapi biasalah, namanya juga orang kita, ngaret setengah jam sudah bagus.
Selengkapnya...

Thursday, July 29, 2010

Dua Sembilan, Sebuah Refleksi..

0 comments

Dua Sembilan..

Angka itu.. akhirnya sampai juga saya disini.

Sebentar berkilas balik..  Ternyata saya memang belum bisa berbuat apa-apa. Berbuat sesuatu yang menjadikan saya sebagai seseorang yang ‘berbeda’ dari sebelumnya.

Setahun lalu, banyak janji yang saya ucapkan, mau beginilah, begitulah.. Yah, ternyata sifat kemanusiaan saya teruji sekarang. Gampang berkeinginan tanpa kuasa membuktikan.

Tapi saya tidak pernah menyesal. Karena saya tetap berharap bahwa saya akan terus diberi kesempatan. Kapanpun itu.

Iseng, saya coba buka tulisan saya setahun lalu. Hmm, kurang lebih masih sama dengan keadaan saya sekarang. Naik dan turun. Plus dan minus.

Selengkapnya...

Tuesday, July 20, 2010

I love you, Momma..

0 comments

Kanker.
Deg! Istilah itu lagi yang harus saya dengar pagi ini.
Ya, hari ini saya mendapat kabar berita yang paling tidak ingin saya dengar selamanya.
Duka cita.
Beberapa hari yang lalu saya harus menerima kabar duka cita yang sangat-sangat mengejutkan dari Alm. Bapak Ir. Darsono Djonjang, seorang Ayah / Pembimbing / Dosen / Sahabat saya di kampus STT PLN Jakarta. Mengapa mengejutkan? Karena terakhir ketemu, sekitar sebulan yang lalu, Bapak (saya memanggilnya begitu) sangat-sangat dalam keadaan sehat. Saya bercanda dengan Bapak seperti biasanya. Dan sampai beberapa hari yang lalu pun saya tidak mendengar kabar jika Bapak sedang sakit, sampai akhirnya saya mendengar berita itu.

Dan pagi inipun saya harus mendengar kabar serupa dari sahabat saya. Ya, ibu dari sahabat saya telah dipanggil Tuhan. Karena sakit. Sakit kanker.
Selengkapnya...

Sebelumnya Sesudah Home
 

My Blog List

Labels

Welcome

:: Isi Otak :: Copyright 2008 Shoppaholic Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez